Rabu, 10 Juni 2015

PENGORGANISASIAN PESAN-PESAN BISNIS

Hal-hal yang Menyebabkan Pesan-pesan Tak Terorganisasi dengan Baik
Kadang kala pesan yang disampaikan oleh pemimpin tidak terorganisasi dengan baik, hal ini bisa saja terjadi disebabkan ole beberapa hal:
1.    Bertele-tele
Pesan pembuka awal sebuah surat terlalu panjang menyebabkan pembaca memerlukan waktu yang cukup lama untuk memahaminya.

2.    Memasukkan bahan-bahan yang tidak relevan
Penyampaian informasi yang tidak relevan hanya membuang waktu, sehingga pesan-pesan yang disampaikan tidak jelas dan sulit dipahami. Untuk itulah kita menyampaikan informasi yang relevan saja kepada audiens.

3.    Menyajikan Ide-ide secara tidak logis
Hal ini menyebabkan komunikasi antara komunikator dengan audiens akan sulit untuk dipahami. Untuk itu, penyampaian ide juga harus dapat diterima oleh logika kita agar tidak terjadi pemahaman bermakna lain.

4.    Informasi penting kadang kala tidak tercakup di dalam pembahasan
Bahan yang seharusnya menjadi topik bahasan terabaikan oleh karena pembahasan hal-hal yang hanya bersikap sebagai pelengkap atau pendukung saja, sehingga poin penting dari bahasan tak tersampaikan.

Pentingnya Pengorganisasian yang Baik
Untuk mengorganisasikan pesan-pesan bisnis yang baik, ada empat hal yang perlu diperhatikan:
a)      Subjek dan tujuan haruslah jelas.
b)      Semua informasi harus berhubungan dengan subjek dan tujuan.
c)      Ide-ide harus dikelompokkan dan disajikan dengan cara yang logis.
d)     Semua informasi yang penting harus sudah tercakup.
Apabila pengorganisasian yang baik ini sudah dilakukan maka kita akan memperoleh manfaat seperti:
a)      Membantu audiens memahami suatu pesan, dengan mengemukakan poin-poin penting secara jelas, menyusun ide yang logis dan runtun, informasi yang relevan , audiens dengan mudah dapat memahami maksud/tujuan pesan.

b)      Membantu audiens menerima suatu pesan, pengorganisasian pesan-pesan yang baik di samping membantu audiens dalam memahami maksud pesan, juga membantu audiens untuk dapat menerima isi pesan tersebut.

c)      Menghemat waktu, dimana penyampaian informasi atau ide-ide yang relevan akan menghemat waktu audiens tanpa harus memeras otak mereka dan mengerutkan dahi.

d)     Mempermudah pekerjaan komunikator, dikarenakan penyampaian pesan disampaikan dengan pengorganisasian yang baik sehingga dapat selesai lebih cepat dan hemat waktu. Maka pekerjaan berjalan dengan baik, cepat, dan efisien. Inilah hal yang sangat penting dalam dunia bisnis.

Pengorganisasian Pesan-pesan Melalui Outline
Pengorganisasian pesan-pesan bisnis melalui outline dapat dilakukan melalui dua tahapan:
1.      Mendefinisikan dan mengelompokkan ide.
2.      Menetapkan urutan ide melalui perencanaan organisasional
Susunan suatu outline secara garis besar dapat digolongkan ke dalam tiga golongan:
·         Mulailah dengan penentuan ide pokok, ini merupak titik awal untuk membuat outline, dimana hal ini dapat dirangkum dalam dua hal:
(a) apa yang anda inginkan terhadap audiens untuk melakukannya atau memikirkannya.
(b) alasan yang mendasar mengapa mereka harus melakukan atau memikirkannya.
·         Nyatakan poin-poin pendukung yang penting
·         Ilustrasi dengan bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan, semakin banyak bukti yang disajikan, outline yang dibuat pun akan menjadi semakin baik.

Menentukan urutan dengan rencana Organisasional
Dapat dilakukan melalui pendekatan langsung dan tidak langsung.
Pendekatan langsung
Sering disebut dengan pendekatan deduktif (deductive approach). Ide pokok muncul paling awal, kemudian diikuti bukti-bukti pendukungnya, digunakan saat audiens cenderung positif atau menyenangkan.
Pendekatan tidak langsung
Sering disebut dengan pendekatan induktif (inductive approach), bukti muncul terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan ide pokoknya, digunakan saat audiens cenderung negative atau tidak menyenangkan.



Direct Request
Tipe pesan bisnis yang paling umum digunakan adalah penyampaian yang langsung pada poin yang dituju, ini dapat berbentuk surat maupun memo. Oleh karena itu, permintaan langsung menggunakan pendekatan langsung, karena langsung pada poin yang dituju.

Pesan-pesan rutin, Good News, atau Goodwill
Ini lebih cocok digunakan dengan menggunakan pendekatan langsung, jika ingin menyampaikan suatu informasi.

Pesan-pesan Bad News
Jika anda ingin menyampaikan berita yang kurang menyenangkan (bad news) cobalah untuk menempatkannya pada bagian pertengahan surat dengan menggunakan bahasa yang halus.

Pesan-pesan persuasif
Ini dapat dilakukan dengan pendekatan tidak langsung, dimana hal ini dapat dilakukan untuk membuka pikiran audiens dengan melakukan persuasi sehingga mereka dapat memahami fakta yang ada.

Reaksi Audiens  Rencana Organisasional    Pembuka               Isi                     Penutup
Tertarik
Direct request
Mulai dengan permintaan atau ide pokok
Rinci/detail
Rasa hormat dan adanya tindakan khusus
Senang

Pesan rutin, good news, goodwill
Mulai dengan ide pokok atau good news
Rinci/detail
Rasa hormat, referensi ke good news
Tidak senang

Bad news, pernyataan netral sebagai transisi ke bad news
Mulai dengan pernyataan netral, nyatakan bad news, dan beri saran positif
Beri alasan yang rasional dan logis
Rasa hormat
Tidak tertarik
Pesan persuasif
Mulai dengan pernyataan yang mengundang perhatian
Tumbuhkan hasrat audiens
Perlu tindakan


MAICIH

1.      Bagaimana sebaiknya inovasi yang dapat dilakukan oleh Axl untuk bertahan dan mengembangkan Maicih?

JAWAB :
Tidak dapat dipungkiri bahwa ada saatnya manusia akan mengalami kebosanan ketika ia mengonsumsi suatu barang atau pun jasa secara terus menerus, itu merupakan hal yang lumrah karena manusia adalah orang yang selalu mengingini kepuasan yang maksimum apabila hal tersebut tidak terpenuhi maka ada kemungkinan ia akan beralih kepada suatu barang maupun jasa yang dapat memberi nilai kepuasaan yang lebih tinggi daripada yang sebelumnya. Tak ubah
nya PT Maicih Inti Sinergi yang berada pada tahap kesuksesan dan ada saat akan mengalami penurunan seperti yang kita ketahui di siklus daur hidup produk. Axl selaku pemilik PT tersebut harus membuat inovasi di setiap produk singkong yang ia produksi, hal ini dilakukan agar setiap pelanggan selalu menerima suatu hal yang baru dari produk Maicih yang juga sangat membantu untuk menarik pelanggan agar tidak beralih pada produk lain. Seperti yang kita ketahui suatu barang maupun jasa yang sudah terkenal sangat cepat untuk di tiru oleh produsen lain yang ingin membangun kesuksesan. Untuk itulah PT ini harus berupaya membuat inovasi rasa yang baru tanpa meninggalkan ciri khas rasa dari Maicih itu sendiri,ada baiknya juga PT ini juga berinovasi pada bentuk pengemasannya.

Selain inovasi rasa yang baru, PT ini juga perlu mempertahankan bentuk pemasarannya, bisa saja menambah cara pemasaran, tetapi jangan meninggalkan cara pemasaran yang lama sepenuhnya. Terkadang karena pemasaran suatu barang maupun jasa yang unik lah membuat pembeli tertarik. Tak dapat kita pungkiri juga, kemajuan teknologi dapat membantu pemasaran menjadi semakin efektif dan efisien, hal itu yang dapat kita lihat dari strategi pemasaran Maicih. Nah untuk itulah 
Pemasaran Maicih yang kreatif sangat mendukung keberlangsungan produk ini. Selain itu untuk mengembangkan pemasaran Maicih ada baiknya perusahaan ini membuka outlet agar lebih banyak lagi orang yang tahu, khususnya mereka yang tidak mempunyai akun media sosial.

2.      Perlukah Maicih meninggalkan pola penjualan murni “gentayangan” jika rencana waralaba ( franchise) “Maichi Café” jadi berjalan?

JAWAB: 
Menurut saya tidak perlu meninggalkan cara penjualan murninya karena ini adalah suatu strategi pemasaran yang unik dan sangat kreatif, tetap saja dipertahankan, kan kita sendiri saja belum kenal betul selera pasar itu bagaimana sebelum dicoba, jadi ada baiknya walaupun nantinya akan dilakukan waralaba, tetap saja penjualan murni dilakukan karena saat itu lah kita akan mengetahui selera pasar bagaimana, bila penjualan murni tidak mengalami pengaruh ataupun mengalami pengaruh namun sedikit terhadap biaya, tetapi tetap mengalami profit maka ada baiknya penjualan secara “Gentayangan” ini tetap dilanjutkan. Satu hal yang perlu kita tekankan bahwa kita tidak akan mengetahui selera pasar sebelum kita mencoba untuk masuk ke pasar tersebut.
3.      Apa yang harus dilakukan oleh Maicih untuk mempertahankan dan meningkatkan keunggulan bersaing (competitive advantage) Maicih yang ia pimpin dibandingkan dengan Maicih logo hadap depan yang dipimpin oleh kakaknya sendiri?

JAWAB :
Pertama sekali mari kita ketahui bahwa keunggulan bersaing akan terjadi apabila sebuah organisasi dapat mendeferensiasikan produk ataupun jasanya dari produk atau jasa pesaing guna meningkatkan Market Share. Untuk itu ada beberapa cara yang perlu ditempuh oleh PT ini agar mampu mencapai keunggulan bersaing yaitu:
·         Kepemimpinan biaya, strategi kompetitif yang berarti bahwa perusahaan berupaya untuk menjadi pemimpin biaya rendah dalam sebuah industri.
·         Diferensiasi, merupakan strategi bersaing kedua, dimana dalam strategi ini perusahaan berupaya untuk menjadi unik dalam industrinya sepanjang dimensi yang secara luas dihargai pembeli.
·         Fokus, dimana strategi ini dilakukan untuk mengambil pasar berdasarkan segmentasinya sehingga produk yang dipasarkan hanya ditujukan untuk pasar tertentu atau kalangan tertentu saja.
·         Tetap mempertahankan ciri dari Maicih tersebut, baik dari segi pelayanannya, pemasarannya dan yang terutama yaitu rasa yang merupakan ciri khas Maicih sendiri.



4.      Apa strategi yang harus ia lakukan agar Maicih logo hadap samping tidak menjadi Maicih “palsu” di mata konsumen?

JAWAB:

Strategi yang ia lakukan ialah menciptakan Maicih yang mempunyai perbedaan tersendiri dari pengikut-pengikutnya yang mencoba memalsukan Maichi. Menurut saya hal yang paling utama untuk meyakinkan konsumen bahwa Maicih logo samping tidaklah palsu adalah dengan tetap mempertahankan ciri khas dari Maicih itu sendiri. Karena seperti yang kita ketahui bisa saja secara fisik Maicih palsu dan Maicih asli tidak dapat dibedakan, tetapi dari segi rasa pasti mempunyai perbedaan. Walaupun Maicih hadap samping mencoba membuat inovasi rasa, tetapi perlu dipertahankan apa bumbu yang menjadi ciri khas Maichi tersebut.

TUGAS MSDM

Nama         : Lewildy Silitonga SE
Bekerja di  : BFI Finance Indonesia Tbk
Jabatan      : BUS (Brand Unit Supervisor) sebagai Leader Marketing
Tugas     : Mengelola Tim dibagian marketing guna mencapai target dalam rangka      pengembangan, perekrutan, dan penjualan.

PROSES REKRUTMEN MANAGEMENT TRAINEE
1.    Lulus seleksi persyaratan utama sewaktu melamar seperti administrasi
2.    Mengikuti tahapan seleksi yaitu Psikotes dan Interview
3.    Selanjutnya, peserta yang lulus akan diundang untuk mengikuti interview user
4.    Bila lulus, peserta akan langsung melakukan tes kesehatan sebelum akhirnya dinyatakan lulus sebagai kandidat MT, ada beberapa lowongan yaitu MT Operasional, MT Internal Audit, MT Marketing, dan MT Credit Analyst


PROSES TRAINING
1.    Kandidat MT melakukan inclass selama 1 bulan di Kantor Pusat Perusahaan yaitu di tangerang, disini kandidat belajar dengan cara dilakukannya  pemaparan mengenai pengenalan perusahaan dan pengenalan produk perusahaan.
2.    Selanjutnya diadakan ujian untuk mengetahui sudah seberapa jauh kandidat memahami pemaparan yang sudah dilakukan.
3.    Pra OJT, Kandidat MT mengikuti tahap spesialisasi dan ujian.
4.    Bagi kandidat yang dinyatakan lulus akan mengikuti OJT (On Job Training) di cabang Perusahaan BFI Finance selama 2 bulan.
5.    Selama 2 bulan kandidat harus mencapai target yang sudah ditetapkan perusahaan. 1 bulan pertama kandidat mengikuti leader, bulan kedua dipercayakan masuk ke dalam suatu tim tanpa leader.
6.    Setelah itu kandidat harus mempresentasikan pencapaiannya selama 2 bulan OJT sebelum kandidat dinyatakan lulus ketahap selanjutnya sebelum menjadi pegawai tetap.
7.    Bila kandidat dinyatakan lulus sebagai maka kandidat dipercayakan untuk memegang tim sesuai dengan spesialisasinya dan bersedia ditempatkan di cabang perusahaan di daerah mana saja dan bersedia menaati aturan yang telah di tetapkan perusahaan.
8.    Selama 5 bulan kualitas dari kandidat akan di nilai, bila kandidat dapat mengerjakan pekerjaannya dengan baik maka kandidat akan dinyatakan lulus dan menjadi pegawai tetap.
9.    Kandidat akan menerima penempatan dan melakukan training selama 2 minggu dengan inclass untuk mengetahui strategi dan permasalahan di cabang.


PROSES PENGEMBANGAN
1.    Setiap kandidat diajarkan untuk mengenal produk-produk yang dipasarkan perusahaan dengan mendatangkan Traineer yang ahli produk tersebut seperti Bos Yamaha untuk menjelaskan produknya.
2.    Setiap kandidat dibekali terlebih dahulu melalui inclass, disini kandidat belajar seperti kuliah.
3.    Setiap kandidat diajarkan strategi di BFI dalam melakukan proses marketingnya.


TUNJANGAN
1.    Tunjangan komunikasi
2.     Tunjangan transportasi
3.    Tempat tinggal
4.    Balik domisili (100-200 km dari daerah asal)
5.    Insentif
6.    Tunjangan kemahalan bila ditempatkan didaerah yang biaya hidupnya mahal seperti: Papua, Batam, Jakarta.


KOMPENSASI ( langsung/tidak langsung)
Langsung:
1.    Bonus akhir tahun
2.    Profit Sharing, apabila perusahaan mempunyai untung dan harus dibagikan pada karyawan
3.    THR

Tidak langsung:
1.    Asuransi
2.    Jamsostek

                   

STRUKTUR PASAR

Pasar adalah tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli barang dan jasa. Di pasar antara penjual dan pembeli akan melakukan transaksi. Transaksi adalah kesepakatan dalam kegiatan jual-beli.  Syarat terjadinya transaksi adalah ada barang yang diperjual belikan, ada pedagang, ada pembeli, ada kesepakatan harga barang, dan tidak ada paksaan dari pihak manapun. Seseorang mendirikan suatu perusahaan, tentunya memiliki tujuan yaitu profit maximization (short run) dan going concern (long run). Untuk mencapainya, perusahaan perlu melakukan aktivitas (bisnis)nya guna mendapatkan keuntungan. Dan tentunya proses keberhasilan suatu perusahaan untuk mencapai tujuannya tersebut harus masuk ke dalam pasar dengan melewatii berbagai penghalang (barriers) serta berjuang untuk mengalahkan para pesaing.
Dalam melakukan bisnis di dalam pasar, perusahaan perlu memiliki product differentiation dan daya saing yang kuat (competitiveness) yaitu dengan:
a. Price Competition: Efisiensi produk
b. Non Price Competition: Kwalitas, pelayanan, promosi, trademark, dan lain-lain.
Pasar memiliki beberapa definisi, yaitu:
1.Tempat atau mekanisme yang mempertemukan kepentingan produsen dan konsumen
2.Merupakan sarana untuk meningkatkan kepuasan konsumen
3.Sarana untuk mendistribusikan barang dan jasa bagi produsen
4.Sumber informasi, baik bagi produsen, maupun konsumen
Peraturan pemerintah –> Mempengaruhi jenis atau struktur pasar dan perilaku masyarakat.
a. Perilaku masyarakat –> Mempengaruhi supply dan demand –> Mempengaruhi harga pasar
b. Struktur pasar –> Mempengaruhi harga pasar
Harga pasar adalah harga yang mengoptimalkan kepuasan semua pihak yang bertransaksi.

Kita dapat melihat Pengertian dan Macam-macam Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya:
Pasar Persaingan Sempurna
Dalam pasar persaingan sempurna terdapat banyak penjual atau pembeli yang sama-sama telah mengetahui keadaan pasar. Barang yang diperjualbelikan dalam pasar persaingan sempurna homogen (sejenis). Selain itu, baik penjual ataupun pembeli tidak bebas menentukan harga, karena harga ditentukan oleh kekuatan pasar. Pasar persaingan sempurna disebut juga pasar persaingan murni adalah pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.
Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri berikut ini.
1) Banyak penjual dan pembeli.
2) Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen).
3) Penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar.
4) Harga ditentukan oleh pasar.
5) Semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar.
6) Tidak ada campur tangan pemerintah. Contoh pasar persaingan sempurna antara lain pasar hasil-hasil pertanian.
Contoh:
  • pasar hasil-hasil produksi pertanian
  • pasar industri kerajinan tangan oleh rakyat
  • pasar tenaga kerja pelaksana
  • bursa efek
  • pasar uang dan pasar modal
  • barang konsumsi hasil industri rumah tangga dan sebagainya.

Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Pasar persaingan tidak sempurna adalah kebalikan dari pasar persaingan sempurna yaitu pasar yang terdiri atas sedikit penjual dan banyak pembeli. Pada pasar ini penjual dapat menentukan harga barang. Barang yang diperjualbelikan jenisnya heterogen (berbagai jenis barang). Pasar persaingan tidak sempurna mempunyai beberapa bentuk pasar.
Terdiri dari:
1.Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu. Sebab-sebab terjadinya monopoli:
-Monopoli sumber daya
-Monopoli Ciptaan Pemeritah
Pada pasar monopoli terdapat ciri-ciri berikut ini:
a) Hanya ada satu penjual sebagai pengambil keputusan harga (melakukan monopoli pasar).
b) Penjual lain tidak ada yang mampu menyaingi dagangannya.
c) Pedagang lain tidak dapat masuk karena ada hambatan dengan undang-undang atau karena teknik yang canggih.
d) Jenis barang yang diperjualbelikan hanya semacam.
e) Tidak adanya campur tangan pemerintah dalam penentuan harga
f) Bisa menimbulkan ketidakadilan/kerugian bagi masyarakat
Contoh:
1.      PT Pertamina (persero)
2.      PT Perusahaan Listrik Negara (persero)
3.      PT Kereta Api (persero)
4.      microsoft windows
2.Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk ke dalam pasar. Perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal dibawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada.
Pasar oligopoli mempunyai ciri-ciri berikut ini:
a) Hanya terdapat sedikit penjual, sehingga keputusan dari salah satu penjual akan memengaruhi penjual lainnya.
b) Produk-produknya berstandar.
c) Kemungkinan ada penjual lain untuk masuk pasar masih terbuka.
d) Peran iklan sangat besar dalam penjualan produk perusahaan.

Jenis-jenis Pasar Oligopoli

Berdasarkan produk yang diperdagangkan, pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
a. Pasar Oligopoli Murni (Pure Oligopoly)
Jenis ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral.

b. Pasar Oligopoli dengan Pembedaan (Differentiated Oligopoly)
Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki.
Di Indonesia pasar oligopoli dapat dengan mudah kita jumpai, misalnya pada pasar semen, pasar layanan operator selular, pasar otomotif serta pasar yang bergerak dalam industri berat. Produk layanan dari operator selular GSM dan CDMA di Indonesia, dapat dikelompokkan ke dalam pasar oligopoli.
3.Pasar Persaingan Monopolistis
Pasar persaingan monopolistik merupakan salah satu dari pasar persaingan tak sempurna. Teori pasar persaingan monopolistik dikembangkan karena ketidakpuasan terhadap daya analisis model persaingan pasar sempurna maupun pasar monopoli. Tetapi dilihat dari strukturnya pasar monopolistik lebih mendekati pada pasar persaingan sempurna (dicirikan dengan banyak perusahaan yang berpartisipasi di pasar, tanpa batasan masuk industri yang serius) tetapi perusahaan yang berpartisipasi di pasar tersebut menghasilkan produk yang berbeda karakteristik. Pasar persaingan monopolistis merupakan pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran.
Pada pasar persaingan monopolistik terdapat ciri-ciri berikut ini:
a) Terdiri atas banyak penjual dan banyak pembeli.
b) Barang yang dihasilkan sejenis, hanya coraknya berbeda. Contoh: sabun, pasta gigi, dan minyak goreng.
c) Terdapat banyak penjual yang besarnya sama, sehingga tidak ada satu penjual yang akan menguasai pasar.
d) Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar.
e) Penjual mempunyai sedikit kekuasaan dalam menentukan dan memengaruhi harga pasar.
f) Adanya peluang untuk bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual.
CORAK PASAR MONOPOLISTIK
Efesiensi dan Diferensiasi Produksi, Perkembangan Teknologi dan Inovasi, Persaingan Bukan Harga, Promosi Penjualan Melalui Iklan,   Distribusi pendapatan
Contoh pasar persaingan monopolistik adalah:
Penjualan sepeda motor Honda dan Yamaha
Ø  Sepeda motor keluaran Honda = irit
o    Matic          : Beat, Vario
o    Bebek         : Supra, Revo
o    Sport           : Megapro
Ø  Sepeda motor keluaran Yamaha = bertenaga
o    Matic          : Mio, Xeon
o    Bebek         : Jupiter, Vega
o    Sport           : Skorpio
ini merupakan contoh pasar persaingan monopolistik. Honda dan Yamaha sama-sama produsen sepeda motor. Akan tetapi kedua perusahaan tersebut memiliki karakteristik produk yang berbeda. Honda lebih unggul dalam urusan bahan bakar, karena iritnya bahan bakar yang digunakan. Sedangkan Yamaha lebih unggul dalam akselerasi. Selanjutnya tergantung pilihan konsumen.
4.Pasar duopoli
Pasar duopoli, yaitu  pasar di mana penawaran suatu barang dikuasai oleh dua perusahaan. Contoh: penawaran minyak pelumas yang dikuasai oleh Caltex dan Pertamina.
Ciri-ciri pasar duopoli, yaitu:
1)    terdapat dua penjual dan banyak pembeli,
2)    harga ditentukan secara sepihak oleh kedua penjual baik dengan kesepakatan atau tidak.

Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.