Pertumbuhan
suatu bank yang baik tidak terlepas dari kinerja atau kesehatan bank tersebut. Kesehatan
bank yang baik adalah bank yang dapat menjaga dan memelihara kepercayaan
masyarakat, dapat menjalankan fungsi intermediasi, dapat membantu kelancaran
lalu lintas pembayaran serta dapat digunakan pemerintah dalam menjalankan
berbagai kebijakannya, terutama kebijakan moneter. Maka untuk memastikan
bagaimana kesehatan suatu bank digunakanlah suatu perhitungan dengan
menggunakan sebuah metode perhitungan, yaitu metode CAMEL (Capital, Assets, Management, Earning, Liquidity). Metode CAMEL
memiliki standar yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Analisis ini juga
diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 6/10/PBI/2004 perihal sistem
penilaian tingkat Kesehatan Bank Umum dan Peraturan Bank Indonesia Nomor
9/1/PBI/2007 Tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum atas prinsip
syariah.
Berikut standar
metode CAMEL:
Capital
|
Rasio
|
Peringkat
|
|
CAR
≥ 12%
|
1
|
|
9%
≤ CAR < 12%
|
2
|
|
8%
≤ CAR < 9%
|
3
|
|
6%
< CAR < 8%
|
4
|
|
CAR
≤ 6%
|
5
|
CAR merupakan
rasio permodalan yang menunjukkan kemampuan bank dalam menyediakan dana untuk
pengembangan usaha serta menampung kemungkinan risiko kerugian yang di
akibatkan dalam operasional bank. Semakin besar rasio tersebut maka akan
semakin baik posisi modalnya.
Rumus
perhitungan CAR:
CAR =
x 100%
Assets
|
Rasio
|
Peringkat
|
|
KAP1
≤ 2
|
1
|
|
2
< KAP1 ≤ 3%
|
2
|
|
3%
< KAP1 ≤ 6%
|
3
|
|
6
< KAP1 ≤ 9%
|
4
|
|
KAP1
> 9%
|
5
|
Pada dasarnya
saat kondisi normal, sebagian besar aktiva suatu bank terdiri dari kredit dan
aktiva lain yang dapat menghasilkan atau menjadi sumber pendapatan bagi bank.
Sehingga jenis aktiva itu disebut sebagai aktiva produktif, seperti penanaman
dana bank baik dalam rupiah maupun valuta asing dalam bentuk pembiayaan,
piutang, surat berharga, penempatan, penyertaan modal, penyertaan modal
sementara, komitmen, dan kontijensi pada transaksi rekening administratif.
Rumus
perhitungan KAP1:
KAP1 =
x 100%
Earning
·
ROA
Rasio ini meruoakan rasio yangdigunakan untuk
mengukur kemampuan bank dalam memperoleh laba atas pemanfaatan asset yang
dimilikinya
|
Rasio
|
Peringkat
|
|
ROA
> 1,5%
|
1
|
|
1,25%
< ROA ≤ 1,5%
|
2
|
|
0,5%
< ROA ≤ 1,25%
|
3
|
|
0
< ROA ≤ 0,5%
|
4
|
|
ROA
≤ 0%
|
5
|
Rumus perhitungan ROA:
ROA = 
·
ROE
Rasio ini berfungsi untuk
mengukur kemampuan bank memperoleh laba dan efisiensi secara keseluruhan
operasional melalui penggunaan modal sendiri.
|
Rasio
|
Peringkat
|
|
ROE > 15%
|
1
|
|
12,5% < ROE ≤ 15%
|
2
|
|
5% < ROE ≤ 12,5%
|
3
|
|
0 < ROE ≤ 5%
|
4
|
|
ROE ≤ 0%
|
5
|
Rumus perhitungan ROE:
ROE = 
·
BOPO
Rasio ini menunjukkan tingkat
efisiensi dan kinerja operasional bank. Rasio ini mengukur kemampuan bank dalam
mengendalikan biaya biaya operasional terhadap pendapatatan operasionalnya.
|
Rasio
|
Peringkat
|
|
BOPO ≤ 94%
|
1
|
|
94% < BOPO ≤ 95%
|
2
|
|
95% < BOPO ≤ 96%
|
3
|
|
96% < BOPO ≤ 97%
|
4
|
|
BOPO > 97%
|
5
|
Rumus perhitungan BOPO:
BOPO = 
Manajemen
penilaian
faktor manajemen dalam penilaian tingkat kesehatn bank umum dilakukan dengan
melakukan evaluasi terhadap pengelolaan terhadap bank yang bersangkutan.
Penilaian tersebut dilakukan dengan mempergunakan sekitar 100 kuesioner yang
dikelompokkan dalam dua kelompok besar yaitu kelompok manajemen umum berkaitan
dengan strategi, struktur, sistem, sumber daya manusia, kepemimpinan, budaya
kerja dan manajemen risiko berkaitan dengan risiko likuiditas, risiko pasar,
risiko kredit, risiko operasional, risiko hukum dan risiko pemilik dan
pengurus.
Liquidity
LDR menunjukkan
seberapa jauh kemampuan bank dalam membayar kembali penarikan dana yang
dilakukan deposan dengan mengandalkan kredit yang diberikan sebagai sumber
likuiditasnya. Rasio LDR digunakan untuk mengukur kesehatan bank dalam
melakukan pembiayaan. Rasio menunjukkan dana yang dikumpulkan dari pihak ketiga
kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan atau
kredit.
Rumus perhitungan
LDR:
LDR = 
|
Rasio
|
Peringkat
|
|
LDR
≤ 75%
|
1
|
|
75%
< LDR ≤ 85%
|
2
|
|
85%
< LDR ≤ 100%
|
3
|
|
100%
< LDR ≤ 120%
|
4
|
|
LDR
> 120%
|
5
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar